Wacana Penerbitan Perppu KPK, Politikus PKS; Itu Hanya Janji Saja

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Penerbitan Perppu KPK kemaren lalu sudah didesak oleh segenap para pendemo yang menuntut untuk harus mengeluarkan Perppu KPK. Semuanya itu sudah selesai, sudah ada persepakatan bersama antara pendemo dan juga segenap instansi, dan janji akan mengeluarkan Perppu KPK.

Hal itu dikatakan oleh Politikus PKS, Indra. Dia mengungkit wacana penerbitan Perppu KPK. Indra mempertanyakan Perppu KPK yang tak terdengar kelanjutannya ini harus lagi-lagi diangkat isunya, agar segera diambil kesimpulan bahwa akan mengeluarkan Perppu atau tidak.

“Ini kan kemarin pasca diundangkannya Undang-undang nomor 19 (UU KPK) ada demo besar-besaran, ada sebuah komitmen dan sinyal jelas dari eksekutif, menyatakan akan menerbitkan Perppu. Tapi mana hari ini?” kata Indra dalam diskusi Polemik di Hotel Ibis, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2019).

Baca juga  Kata Joko Widodo, Keragaman itu Sumber Kekuatan Bukan Perpecahan

Indra mengatakan wacana Perppu itu harus terus ditagih oleh banyak pihak. Dia menyebut, PKS juga masih berharap Perppu KPK diterbitkan. Karena keputusan itu sudah final dalam meja bundar beberapa minggu lalu.

“Ini harus jadi catatan, harus dikawal bersama, para pegiat antikorupsi, para civil society. Ini harus kita minta, supaya katanya ada Perppu itu harus kita tagih sehingga banyak hal yang bisa kita perbaiki ke depan. Sebelumnya, segenap parpol khususnya PKS sangat mendukung kalau Perppu KPK segera dilakukan.

Baca juga  Bandara Dan Pelabuhan Di Ambon Tetap Bisa Berfungsi
Baca juga  Ahirnya! Presiden Jokowi Mengeluarkan PP Tentang Terorisme, PKS Menentangnya

“Buat kami, kami sebagai partai politik konsisten dengan sinyal yang diberikan, terbitkan Perppu, kami mengharapkan itu,” imbuhnya.

Dia juga bicara soal keberadaan Dewas KPK yang muncul setelah revisi UU KPK yang baru. Idra menilai, yang jadi persoalan saat ini bukan orang yang ditunjuk sebagai Dewas tapi soal keberadaan Dewas itu sendiri.

“Buat kami di PKS bukan personelnya, personel nomor sekian. Tapi konsepnya, institusinya, kewenangan-kewenangan, itu yang jadi persoalan,” pungkasnya. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...