Daerah  

Diperta Probolinggo Tingkatkan Pengawasan Hewan Kurban Saat Idul Adha

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan pemeriksaan post mortem atau pemeriksaan setelah penyembelihan menjadi bagian penting dalam proses kurban.

“Yang paling utama sebelum penyembelihan adalah memastikan hewan kurban memenuhi syarat usia dan dalam kondisi sehat. Setelah penyembelihan juga jangan lupa dilakukan pemeriksaan post mortem, terutama pada organ dalam seperti hati,” kata Nikolas saat menjadi narasumber podcast di LPPL Radio Bromo FM, Kamis, 28 Mei 2026.

Baca juga  Si Jago Merah Lahap Rumah dan Toko di Muneng, Warga Panik

Dalam dialog yang dipandu penyiar Shasa di Kantor Radio Bromo FM, Jalan Raya Rengganis Nomor 1 Gedung Islamic Center Kraksaan, Nikolas menyebut pemeriksaan organ hati perlu dilakukan untuk mendeteksi penyakit cacing hati pada hewan kurban.

Menurut dia, Diperta Kabupaten Probolinggo menemukan dua ekor sapi yang terindikasi mengalami penyakit tersebut. “Ciri-cirinya terdapat benjolan kecil-kecil pada organ hati,” ujarnya.

Selain pengawasan kesehatan hewan, Diperta juga memberikan edukasi kepada panitia kurban terkait sanitasi, tata cara penyembelihan dan penanganan daging sesuai standar kesehatan hewan serta syariat Islam.

Nikolas mengatakan pihaknya berharap seluruh desa di Kabupaten Probolinggo memahami pelaksanaan kurban yang higienis. “Harapan kami, 330 desa minimal memahami empat hal utama, yaitu memiliki juru sembelih, sanitasi yang jelas dan bersih, tata cara penyembelihan yang benar serta pembungkusan daging kurban yang tidak menggunakan plastik berwarna,” tuturnya.

Baca juga  Sepak Bola Masuk Ruang Publik, TVRI Jatim Gelar “Kick Off Bola Gembira”

Ia menambahkan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Cabang Kabupaten Probolinggo juga telah memberikan pelatihan kepada takmir masjid mengenai penyembelihan hewan kurban yang higienis dan sesuai prosedur.

Diperta juga mengimbau panitia kurban menggunakan pisau tajam saat penyembelihan sebagai bentuk kepedulian terhadap hewan. Masyarakat diminta mencuci daging menggunakan air bersih mengalir sebelum diolah serta membersihkan dan mendisinfeksi lokasi penyembelihan setelah digunakan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia kurban yang telah membantu kelancaran pelaksanaan Idul Adha tahun ini,” kata Nikolas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *