PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani dampak gangguan layanan air bersih akibat matinya aliran PDAM di Dusun Togur Laok RT 03 RW 02, Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris.
Pada Kamis (18/6/2026), BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan sebanyak 6.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang kesulitan mendapatkan pasokan air.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait terhentinya layanan PDAM di wilayah tersebut.
“Begitu menerima laporan adanya gangguan pasokan air bersih akibat matinya aliran PDAM, kami segera melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak,” ujar Oemar.
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses air selama gangguan berlangsung.
“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan. Jika kebutuhan air bersih masih diperlukan, BPBD siap melakukan distribusi lanjutan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Oemar berharap perbaikan jaringan PDAM dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan air bersih kembali normal. Ia memastikan BPBD tetap hadir memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.
“Kami berharap gangguan layanan PDAM segera teratasi sehingga masyarakat bisa kembali memperoleh akses air bersih secara normal,” pungkasnya.




