Daerah  

Founder Gen Z Institut Dukung Penuh Kepala BNN Larang Pods/Vape: M. Rony Syamsuri: Ini Langkah Berani Selamatkan Generasi Muda Indonesia

PILIHANRAKYAT.ID, YOGYAKARTA – Gen Z Institut, M. Rony Syamsuri, memberikan pernyataan sikap tegas terkait dinamika pembahasan antara Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam rapat kerja (Raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Gen Z Institut secara resmi berdiri di garis depan mendukung gagasan Kepala BNN untuk melarang total penggunaan Pods atau rokok elektrik di Indonesia.

Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran mendalam mengenai eskalasi penyalahgunaan teknologi penguapan (atomizer) yang kini bertransformasi menjadi modus operandi baru peredaran gelap narkotika. Dalam rapat kerja di Senayan, Kepala BNN memaparkan risiko besar yang mengintai generasi muda, sebuah argumen yang dinilai Sulhan Sudi sebagai fakta lapangan yang tidak bisa dibantah lagi.

M Rony Syamsuri menegaskan bahwa narasi Vape atau Pods sebagai alternatif rokok yang lebih aman hanyalah kamuflase industri yang justru menciptakan ketergantungan baru. Lebih jauh, ia menyoroti bagaimana cairan (liquid) pada perangkat tersebut sangat rentan disusupi zat psikotropika golongan baru yang sulit dideteksi secara kasat mata.

Baca juga  Merawat NKRI, Menyatukan Pancasila dan Nilai Keislaman

“Kita tidak boleh berkompromi dengan alasan ekonomi atau gaya hidup jika taruhannya adalah keselamatan bangsa. Perangkat Pods telah menjadi kuda troya bagi sindikat narkoba untuk masuk ke lingkungan sekolah dan kampus. Gen Z Institut melihat ini sebagai ancaman serius terhadap ketahanan nasional kita,” ujar M Rony Syamsuri dalam keterangan tertulisnya (8/4).

Sebagai bentuk dukungan terhadap BNN, Gen Z Institut merumuskan tiga poin tuntutan utama:

Akselerasi Regulasi: Meminta Komisi III DPR-RI segera menyusun payung hukum yang mengklasifikasikan perangkat rokok elektrik sebagai barang ilegal atau sangat dibatasi peredarannya.

Baca juga  Emil Dardak Pastikan Penanganan Korban Gempa Pacitan Berjalan Terkoordinasi

Operasi Pasar Terpadu: Mendorong BNN dan Polri untuk melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi liquid impor yang masuk melalui jalur-jalur tidak resmi.

Edukasi Kolektif: Mengajak seluruh organisasi kepemudaan di Indonesia untuk menyosialisasikan bahaya laten narkotika cair yang bersembunyi di balik tren modern.

M Rony Syamsuri menambahkan bahwa Garuda Merah Putih Indonesia akan terus mengawal komitmen Kepala BNN. Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai oleh pemuda yang sehat secara fisik dan mental, bebas dari jeratan zat adiktif.

“Dukungan kami kepada BNN adalah dukungan tanpa syarat. Kami meminta pemerintah tidak gentar menghadapi tekanan dari pihak-pihak yang memprioritaskan keuntungan bisnis di atas kesehatan publik. Ini adalah perang melawan kehancuran generasi, dan Gen Z Institut siap menjadi garda terdepan,” pungkas M Rony Syamsuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *