Luhut Binsar Pandjaitan Mendapat Intruksi Dari Presiden

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengintruksikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk segera mengatasi persoalan ekonomi Indonesia. Pasalnya, ekonomi bangsa Indonesia mengalami penurunan.

Langkah utama yang dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk mengatasi persoalan ekonomi tak lain mengumpulkan para menteri di bidang perekonomian. Di hadapan para menteri Jokowi mengeluhkan turunnya peringkat kemudahan berusaha Indonesia.

Jokowi menjelaskan, peringkat kemudahan berusaha Indonesia sebelum ia menjabat hanya berada di urutan ke-120. Tahun lalu, peringkat Indonesia berhasil naik hingga urutan ke-72. Namun, prestasi ini belakangan mengalami penurunan. “Stagnan dan justru turun tipis di 2019 menjadi (urutan) 73,” katanya dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.

Baca juga  Presiden Jokowi Bertemu Ahok

Sebelumnya, Jokowi menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan agar mengawal upaya perbaikan indeks kemudahan berbisnis bangsa Indonesai. Sebab, kalau tidak ada perbaikan, maka perekonomian Indonesia akan hancur.

“Agar semua ter-deliver dengan baik. Reformasi pelayanan perizinan yang cepat, yang terintegrasi dari pusat sampai provinsi, sampai ke kabupaten harus menjadi sebuah design sehingga kita bisa melihat, mengontrol, mengawasi di mana berhentinya, di mana ruwetnya,” kata Jokowi.

Baca juga  Benarkah Prabowo Menteri Paling Populer Dalam Kabinet Jokowi?
Baca juga  Civitas Akademika Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia Tolak Revisi UU KPK

Jokowi menjelaskan target pemerintah adalah kemudahan berbisnis di Indonesia bisa mencapai urutan ke-40. “Oleh sebab itu, solusi yang kita kerjakan tidak boleh sepotong-sepotong,” ujar Presiden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, untuk mencapai target itu diperlukan reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi. Karena itu, ia memerintahkan para menteri agar mencari titik-titik lemah yang mempengaruhi kemudahan berbisnis ini.

“Dan saya ingin para menteri mempelajari masalah yang ada secara detail di mana poin-poin kelemahan serta titik-titik yang menjadi penghambat dari kemudahan berusaha ini,” ucap Jokowi. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...