PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Proses penjaringan calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 memasuki tahapan pengembalian dokumen persyaratan bakal calon. Memasuki hari pertama tahapan tersebut, Senin, 13 Juli 2026, baru satu nama yang tercatat mengikuti proses pencalonan, yakni Reno Handoyo.
Tahapan pengembalian dokumen berlangsung pada 13–17 Juli 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Probolinggo. Seluruh bakal calon yang telah mengambil formulir diwajibkan menyerahkan dokumen persyaratan dalam rentang waktu tersebut.
Ketua Panitia Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo, Muchlis, membenarkan hingga saat ini hanya Reno Handoyo yang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KONI Kabupaten Probolinggo.
“Iya, hanya Mas Reno Handoyo yang mendaftar,” kata Muchlis saat dihubungi Pilihanrakyat.id melalui WhatsApp, Senin, 13 Juli 2026.
Muchlis menegaskan panitia tidak akan membuka kesempatan pendaftaran di luar tahapan yang telah ditetapkan. Karena itu, pihak yang belum mendaftar hingga batas akhir tahapan dipastikan tidak dapat mengikuti kontestasi pemilihan Ketua KONI.
“Kalau sudah melewati tanggal tahapan, tidak boleh,” ujar Muchlis.
Setelah masa pengembalian dokumen berakhir pada 17 Juli 2026, panitia akan melaksanakan verifikasi administrasi pada 18–19 Juli. Bakal calon yang dinyatakan belum memenuhi persyaratan administrasi masih diberi kesempatan melakukan perbaikan berkas pada 20–21 Juli sebelum penetapan calon tetap pada 25 Juli 2026.
Reno Handoyo berpeluang melaju tanpa pesaing dalam Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat bursa pemilihan Ketua KONI Kabupaten Probolinggo mengerucut sejak awal tahapan pencalonan.




