PILIHANRAKYAT.ID, Kediri-Santri Pondok Pesantren Nurul Qadim kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Mewakili Cabang Olahraga Kickboxing Kabupaten Probolinggo, kontingen pesantren tersebut keluar sebagai Juara Umum I dalam Kejuaraan Kickboxing Jawa Timur Piala Bupati Kediri 2025.
Dalam ajang yang diikuti atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur itu, para santri Nurul Qadim berhasil memborong medali emas, perak, dan perunggu. Raihan tersebut menempatkan Kabupaten Probolinggo di posisi teratas klasemen akhir kejuaraan.
Pelatih Kickboxing Kabupaten Probolinggo sekaligus pelatih Pondok Pesantren Nurul Qadim, Hasan Sidqi, mengatakan capaian itu merupakan hasil pembinaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten. Menurut dia, latihan tidak hanya difokuskan pada kekuatan fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
“Prestasi ini lahir dari proses latihan yang disiplin, terprogram, dan berkelanjutan. Santri dibina secara menyeluruh sebagai bagian dari pendidikan pesantren,” kata Hasan Sidqi.
Koordinator Bidang Ekstrakurikuler Beladiri Pondok Pesantren Nurul Qadim, M. Taufikurrahman, menilai pengembangan prestasi olahraga merupakan bagian dari visi pendidikan pesantren. Ia menyebut pembinaan beladiri diarahkan untuk membentuk karakter santri, bukan sekadar mengejar gelar juara.
“Nilai ruhuddīn, ruhūl jihād, dan ruhud da‘wah menjadi fondasi utama dalam setiap proses pembinaan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum Kickboxing Kabupaten Probolinggo, Ibnu Alwan Efendi. Ia menilai keterlibatan pesantren dalam pembinaan atlet daerah sebagai langkah strategis untuk memperkuat prestasi olahraga.
“Santri Nurul Qadim menunjukkan kualitas atlet yang kompetitif, disiplin, dan berkarakter. Kontribusi ini sangat berarti bagi prestasi Kabupaten Probolinggo di tingkat Jawa Timur,” kata Ibnu Alwan.
Keberhasilan di Kediri itu menegaskan peran Pondok Pesantren Nurul Qadim sebagai lembaga pendidikan yang mampu memadukan pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, dan prestasi olahraga. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lain serta generasi muda untuk terus berkompetisi di level yang lebih tinggi.




