Terlambat Datang di Sidang Umum PBB, Donald Trump Pidato Usai Presiden Ekuador

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/kurir.rs

PILIHANRAKYAT.ID, NEW YORK – Pada acara sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/9/2018), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan terlambat datang.

Untuk itu, Trump mendapat giliran menyampaikan pidato setelah Presiden Ekuador selesai berbicara di depan mimbar. Padahal Tradisinya, AS menjadi negara kedua yang menyampaikan pidatonya setelah Brasil.

Alhasil, Presiden SMU PBB ke-73 Maria Fernanda Espinosa Garces memberikan kesempatan kedua kepada Presiden Ekuador Lenin Moreno.

Baca juga  Merapi Erupsi, Begini Keadaannya Sekarang

Sebelum acara pidato, ada acara pidato pembukaan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden SMU PBB ke-73 Maria Fernanda Espinosa Garces, Presiden Brasil Michel Temer menjadi pembicara pertama.

Di sesi debat umum, perwakilan negara-negara anggota PBB bergiliran menyampaikan pidato dan diberikan hak jawab jika diperlukan.

Sejak sesi ke-10 SMU PBB pada 1955, Brasil selalu menjadi pembicara pertama dan AS sebagai pembicara kedua dengan beberapa pengecualian pada sesi ke-38 (1983) dan ke-39 (1984), AS menjadi pembicara pertama dan Brasil menjadi pembicara kedua.

Baca juga  Haul Gus Dur, Gus Yahya Dapat Pesanan Dari Ibu Sinta

Di sesi debat umum SMU PBB tahun ini Trump membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian AS antara lain terkait isu perdamaian di Semenanjung Korea, pemberantasan terorisme di Timur Tengah, krisis nuklir Iran, konflik kemanusiaan Suriah, perang dagang dengan China, migrasi, dan krisis Venezuela.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dijadwalkan menyampaikan pidatonya di sesi debat umum tersebut pada Kamis (27/9), demikian laporan kantor berita Antara.

Pewarta: Didik Hariyanto
Editor: Didik Hariyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *