Lagi-lagi Jokowi Dikritik Soal Bahasa, Fahri Hamzah; Salah Apa Yang Dikatakan Jokowi

Fahri Hamzah Mnegkritik Jokowi (foto: tribun)
Fahri Hamzah Mnegkritik Jokowi (foto: tribun)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Presiden Jokowi Mendapat kritikan dari Fahri Hamzah terkait Bilateral. Pasalnya itu mempunyai dua pertemuan 2 negara. Pasalnya, bukan hanya Fahri saja yang mengkritiknya, akan tetapi banyak warganet juga mengkritik Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi penggunaan istilah ‘bilateral’ yang dikatakan saat bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino. Hal itu yang menjadi sebab, kenapa Jokowi banyak kritikan termasuk dikritik oleh Fahri Hamzah.

“Setahu saya istilah bilateral itu hanya untuk negara. FIFA bukan negara kan? Wallahualam,” kata Fahri lewat Twitter, Minggu (3/11/2019).

Bukan hanya Fahri Hamzah saja yang mengkritiknya, akan tetapi, warganet turut mengkritik juga dengan istilah bilateral yang digunakan Jokowi. Pasalnya, warganet mengkritiknya dengan menyoroti postingan Jokowi lewat kolom komentar.

Baca juga  250 Juta Harga Jabatan di Kudus

Seperti yang kita ketahui bahwa pertemuan Jokowi dengan Gianni digelar di sela-sela KTT ASEAN yang digelar di Bangkok, Thailand. Jokowi membahas penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Pertemuan bilateral dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Bangkok. Terima kasih atas penunjukan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Sebagai tuan rumah, Indonesia menyambut baik jika Tim Pendahulu FIFA datang untuk berkoordinasi dengan PSSI,” kata Jokowi dalam akun Twitternya.

Baca juga  Laudya Cynthia Bella Blokir Rafi, Irwansyah Ikut Tak Terima

Jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pengertian bilateral (bi.la.te.ral /bilatêral) adalah ‘dari dua belah pihak; antara dua pihak’. Namun tidak disebutkan secara spesifik apakah konteks bilateral sebatas pertemuan antar 2 negara atau bisa meluas maknanya.

Itu perlu ada penjelasan agar semuanya faham bahwa apa yang dikatakan oleh Presiden Jokowi itu bennar. Meskipun banyak yang mengkritik yang dilakukan oleh Fahri dan Warganet juga masih belum mengerti apa makna dari itu sendiri. (Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *