Gula Naik, Kabareskrim; Stok Gula Masih Cukup Sampai Mei

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Ditengah suasana carut marut akibat Virus Corona banyak orang menjadikan hal itu lumbung aset besar untuk menaikan harga barang, termasuk harga gula. Oleh sebab itu, masyarakat banyak yang mengeluh akibat naiknya harga gula.

Mendengar hal itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Listyo Sigit bersama tim akan menelusuri penyebab kenaikan harga gula. Langkah itu untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Ternyata, stok gula masih cukup sampai bulan Mei. Maka sudah sangat jelas bahwa, banyak orang banyak mengambil keuntungan akibat virus corona yang menjadi berita internasioal.

Listyo mengatakan, berdasarkan data stok gula yang dia miliki, pasokan gula di gudang penyimpanan cukup hingga Mei mendatang, sehingga kelangkaan yang menyebabkan naiknya harga gula seharusnya tidak terjadi. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan penelusuran.

Baca juga  Suspect Corona Meninggal, Ini Tindakan Pemerintah Selanjutnya

“Kita telusuri, apakah di masalah distribusinya atau stoknya yang numpuk dan sengaja disimpan atau masalah terlambatnya perizinan kita cek semua. Jadi nggak ada alasan harga gula naik karena secara hitungan cukup,” kata Listyo di Food Station Tjipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Rabu (18/3/2020).

Untuk mengatasi keluhan masyarakat, Bareskrim telah mengupayakan pengendalian harga gula, khususnya di Jakarta. Seperti berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk turut menambah stok gula di gudang bahan pokok serta melakukan kegiatan impor gula dari luar negeri.

Baca juga  FAJI Kab. Probolinggo Turut Serta Jaga Ekosistem Sungai
Baca juga  Mahfud MD Sebut Persoalan Bangsa Indonesia adalah Keadilan

“Untuk itu, kita minta koordinasi dengan pemda untuk dikirim ke Jakarta, kita sepakat mulai hari ini akan dikirimkan kurang-lebih 33 ribu ton untuk penuhi kebutuhan gula di Jakarta. Yang perlu diperbaiki keluhan kenaikan gula sedang proses perjalanan dari luar negeri,” ujarnya.

Masyarakat hanya bisa mengeluh dan tidak tau betul jalur prosedur yang sesungguhnya. Maka dari itu, tugas pemerintah harus betul-betul mengawal terkiat turun naiknya harga barang yang ada di Indonesia, demi tercapainya kehidupan yang sejahtera. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Louncing Buku “100 Pesantren Ekonomi”, Menag Minta Pesantren Harus Berinovasi

PILIHANRAKYAT, Jakarta- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil meminta pesantren untuk berinovasi agar bisa beradaptasi dalam era perkembangan teknologi seperti sekarang...

ASN Perlu Terampil Di Era Transformasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Pelayanan publik di era transformasi digital membutuhkan dukungan peran aparatur sipil negara (ASN) yang...

Dorong SPKLU Jawa Tengah; 2022 PLN Siap Bangun 6 SPKLU

PILIHANRAKYAT.ID, Jawa Tengah- Pemerintah tengah mendorong pertumbuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia. Tercatat...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...