Heboh, Ketua PSP; Habib Bahar Perlu Belajar Sejarah Islam juga

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Ketua Pusat Studi Pancasila ( PSP) Universitas UPN ‘Veteran’ D.I Yogyakarta Ir. Lestanta Budiman, M.Hum menanggapi persoalan yang dikatakan oleh Habib Bahar Smith perihal ‘Hayya Ala Jihad’ di Pondok Pesantren Sejak 30/11/2020 kemaren. Hal itu sudah membuktikan bahwa Habib Bahar perlu belajar tentang sejarah islam.

Bahar Smith perlu belajar lagi tentang sejarah Islam kapan dan siapa yg mengumandangkan azan jihad.
Dan, mestinya dia juga perlu menjelaskan kenapa hari ini mengumandangkan azan tersebut.

Ir. lestanta Budiman yang akrab disapa dengan sebutan Lobo itu merasa tidak terima sebagai muslim bahwa, adzan dikumandangkan itu merupkan ajakan untuk sholat bukan ajakan untuk jihad. habib Bahar ini benar-benar harus belajar dengan sejarah islam.

Baca juga  20 Ribu Warga Madura Akan Padati Stadion Sultan Agung untuk Pengajian Akbar KMY 2025

” Dulu pada masa Nabi Muhammad SAW memang selalu di serukan kata-kata jihad, jihad, dan jihad. Karena dulu masih bersifat perang dengan orang-orang kafir.” Kata Pak Lobo usai dihubungin lewat media sosial pada 2/2/2020 Sore hari.

Pak lobo sudah menjelaskan bahwa, hari ini negara indonesia merupakan negara hukum yang berasaskan UUD 1945. Itu sudah fainal tidak bisa di otak atik lagi oleh oknum siapapun termasuk Habib Bahar Smith harus sejarah islam itu.

” Habib Bahar itu tidak jelas mengajak kelompok mana, mengajak islam yang seperti apa. Dan lagi Bahar itu masih belum jelas mau mengjihad ke siapa.” Tambahnya Pak Lobo, sambil minum di Cafe kopi Owak samping rumahmya.

Baca juga  Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran di DIY, Ikon Baru Konektivitas Selatan

Perkataan Habib Bahar Smith itu merupakan sudah melanggar pancasila tentang kemanusia yang adil dan beradab. Itu sudah jelas bahwa semua yang ada di Indonesia ini sudah di atur termasuk perbedaan agama.

Seharus kalau emang Bahar itu seorang Habib tentua dia tau tentang sejarah islam dan tentua dia faham seperti apa itu ahlaq yang selalu di pakai oleh orang muslim. (Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *