LBH Ringkus Masa Aksi Palestina: Corona dan UU ITE, Menjadi Alat Masyarakat Bungkam

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengacara publik LBH Jakarta, Nelson Nikodemus mengkritik penangkapan terhadap 20 massa aksi bela Palestina di Jakarta baru-baru ini. Seperti dikabarkan sebelumnya, segerombolan massa aksi mendatangi Kedubes Amerika Serikat di Jakarta Pusat, Jumat 20 Mei 2021.

Aksi tersebut diadakan karena pihak massa ingin mengecam tindakan Israel yang notabenenya merupakan sekutu Amerika Serikat, kepada Palestina.

Tak lama, sejumlah aparat mendatangi massa aksi tersebut dengan berhasil mengamankan beberapa orang.Nelson pun memberikan tanggapannya dengan menilai penangkapan tersebut seolah-olah seperti pembungkaman terhadap rakyat.

Baca juga  Peringatan May Day, Polda Metro Tutup Akses Sudirman-Thamrin

Nelson mengatakan bahwa di masa sekarang semakin susah mengemukakan pendapat dan bersuara. Menurutnya, secara daring kita sudah terbungkam akibat banyaknya pasal UU ITE yang berkemungkinan akan menjerat kita.

Di samping itu, aksi di depan umum pun tetap dihentikan oleh pihak aparat dengan berdalih pencegahan penyebaran Covid-19.

“Itu jelas arogansi kepolisian. Ini bentuk pembungkaman berpendapat,” ujarnya, Jumat 21 Mei 2021.

Baca juga  Agnez Mo Tak Bisa Pulang ke Indonesia, Fadli Zon; Seperti Malin Kundang
Baca juga  Kapolres Dan PMII Banyuwangi Sepakat Jaga Banyuwangi

“Jadi orang mau menyuarakan pendapat secara online terancam UU ITE. Menyuarakan pendapat secara langsung di muka umum ditangkap dengan alasan Covid begitu,” lanjutnya.

Tindakan penangkapan polisi tersebut dinilai Nelson seperti pembungkaman.“Jadi sekarang masyarakat tidak boleh ngapa-ngapain, suruh diam saja semua,” ujar Nelson.

“Jadi nggak boleh ada menyuarakan pendapat semenjak Covid-19, dan semenjak undang-undang ITE. Yang menjadi masalah adalah ketidakadilan jalan terus,” pungkasnya.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Dapat Kuota Sedikit, Ketua F. PPP Kebumen Segera Komunikasi Dengan DPR RI

PILIHANRAKYAT.ID, Kebumen- Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)kembali dibuka untuk formasi guru honorer kategori agama. Berbeda...

Kunjungan Ke Yogyakarta, Airlangga Bertemu Buya Syafii

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Buya Syafii Ma'arif menerima kunjungan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dikediamannya, Nogotirto, Gamping, Sleman. Dalam pertemuan itu,...

Djarot Syaiful Hidayat, Pemprov DKI Kurang Matang

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menyayangkan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak melakukan perencanaan...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...