Merapi Lagi Cantik-Cantiknya, Seperti Kamu Hari Ini

- Advertisement -

Oleh: Anwar Noeris

(Redaktur Pilihanrakyat.id)

“Jogja lagi baik-baik saja”. Barangkali kata itu yang pas untuk menyapa panorama yang begitu indah di Yogyakarta hari ini.

Hari Jum’at yang penuh semangat, menyambut nikmat dari segala sehat untuk melakukan aktivitas dan pekerjaan.

Ada apa dengan Yogyakarta hari ini, langit begitu cerah secerah hatimu yang penuh bunga dan menebar indah?

Rupanya puncak Gunung Merapi tampak sangat cerah dibanding dari hari-hari sebelumnya. Bentuk kontur Merapi terlihat jelas sejak pagi hingga sekitar pukul 10.00 WIB. 

Bahkan tagar #Merapi masuk di daftar trending topic Twitter sejak pagi hingga siang hari ini.

Nampak ada kepulan asap sulfatara tipis di puncak Merapi. Status Merapi saat ini masih pada level waspada sejak 21 Mei 2018. Kendati demikian, warga tetap beraktivitas seperti biasa. Asalkan masih dalam jarak rekomendasi aman yakni 3 kilometer dari puncak.

Baca juga  Belajar dari Desa Kepek

“Iya Mas, Merapi hari ini cerah sekali, tapi sekarang sudah ditutup awan lagi,” ujar Sugeng Bambang, salah satu warga Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Jumat (17/1/2020).

Momen ini banyak dimanfaatkan warga dan wisatawan untuk mengabadikan kecantikan sekaligus gagahnya Gunung Merapi.

“Waktu cerah itu banyak yang selfie. Untuk saat ini aktivitas warga masih seperti biasa,” lanjut pria yang juga Ketua asosiasi jip wisata lereng merapi sisi timur itu. 

Baca juga  20 April, Pimpinan Nazi Lahir.

Merapi masuk trending topik di Twitter. Ramai-ramai netizen mengunggah foto, video atau sekedar kalimat manis tentang Merapi. 

Baca juga  "Perempuan, dan Perubahan Bangsa"

Salah satunya, akun @IhzaAlkindi12 yang memposting foto dengan keterangan,”#Merapi tak pernah ingkar janji.”

Selain itu ada akun @MuslimahCheery yang menulis, “GUNUNG.. Melihatnya bukanlah sesuatu yang baru tapi, keindahannya selalu mempesonaa”.

Tak kalah romantis akun @jasaangkutbucin juga menulis “Merapi lagi cantik-cantiknya seperti kamu hari ini”.

Sementara itu, dari laporan tertulis BPPTKG pada periode pengamatan 16 Januari 2020, telah terjadi dua kali gempa tektonik. Untuk guguran lava tidak teramati pada periode tersebut.

BPPTKG tetap mengingatkan potensi bahaya berupa luncuran awan panas dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif. 

Warga juga diminta untuk menaati jarak aman yang direkomendasikan yakni di tiga kilometer dari puncak. BPPTKG juga meminta agar masyarakat waspada potensi lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Dunia Seni Indonesia Berduka, Radhar Panca Dahana Meninggal

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Dunia seni Indonesia kembali dirundung kabar duka usai Radhar Panca Dahana sastrawan dan budayawan ...

Datangi PBNU, Nadiem Makarim Sampaikan Maaf Ke Kaum Nahdiyin

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sowan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini....

Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB, Arus Bawah Partai Dorong Yenny Wahid Menjadi Ketum PKB

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Sejumlah kader daerah mendorong Muktamar Luar Biasa untuk mengganti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...