PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Guru memiliki peran penting dalam pengembangan kualitas generasi muda penerus bangsa. Untuk itu, sara terima kasih paling besar pantas diberikan kepada para guru-guru termasuk guru madrasahn yang sudah memberikan yang terbaik yang dimilikinya bagi pengembangan kualitas anak-anak didik.
Demikian apresiasi Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin terhadap para guru yang disampaikan saat melepas peserta jalan sehat bersama 12.000 guru madrasah di Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 11 November 2018.
Menag mengajak para guru agar senantiasa merawat rasa cinta dalam mendidik anak-anak. Menurutnya, mengajar dan mendidik tidak hanya semata mentransformasikan ilmu pengetahuan, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah membentuk karakter dan watak serta menanamkan nilai-nilai kebajikan kepada murid.
“Di mana nilai-nilai itulah yang nanti akan menjadi panduan mereka dalam kehidupan,” jelas Menag, dilansir dari laman Kemenag.
Menurut Menag, nilai-nilai tersebut juga akan menjadi pedoman dan pijakan ketika para murid menjalani kehidupan di tengah masyarakat. “Sekali lagi mendidik dengan cinta karena dengan cinta kita bisa mengembangkan kasih sayang dan kebajikan,” tegas Menag.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin mengatakan, kegiatan jalan sehat ini merupakan rangkaian untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2018 yang digelar Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah.
Kegiatan jalan sehat ini, lanjutnya, juga ikhtiar untuk merawat dan menumbuhkan semangat pengabdian dan dedikasi para guru madrasah. Karena guru merupakan pelaku perubahan sosial, kreator peradaban, bahkan merupakan salah elemen yang menentukan perjalanan bangsa Indonesia. “Karena guru merupakan pelaku utama penyiapan generasi bangsa ke depan,” terangnya.
Kamaruddin memaparkan, ada sejumlah kegiatan yang dipersiapkan dalam rangka memperingati HGN oleh Kemenag, yaitu kompetisi guru dan tenaga kependidikan berprestasi, lomba iklan layanan masyarakat, lomba video pendek hari guru nasional, lomba foto dan expo guru dan kepala madrasah.
“Semua dilakukan dalam rangka mendorong, merawat, dan menumbuhkan semangat dedikasi dan pengabdian para guru madrasah kepada bangsa dan negara,” tandasnya.
Pewarta: Mursyidul Umam
Editor: Didik Hariyanto





