PMII DIY Gelar Aksi Demonstrasi di Pertigaan UIN Jogja, Sampaikan 11 Tuntutan

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta – Sejumlah massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pada Selasa sore. Dalam aksinya, mereka menyuarakan sebelas tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah dan aparat negara.

Aksi yang berlangsung damai tersebut diwarnai dengan orasi-orasi yang mengkritik berbagai kebijakan pemerintah. Massa aksi juga membentangkan spanduk bertuliskan “Reformasi Dikhianati” dan “Negara Milik Rakyat, Bukan Korporat” sebagai bentuk protes. Meskipun sempat melakukan aksi bakar ban, situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.

Koordinator umum aksi Sahabat Ilyas menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan awal dari serangkaian gerakan yang akan terus berlanjut jika tuntutan mereka tidak diindahkan. Salah satu poin utama yang disorot adalah mengenai represivitas aparat terhadap massa aksi di berbagai daerah, termasuk di Yogyakarta.

Baca juga  Jasad Wanita Berhelm Pink Ditemukan di Sungai Pasuruan, Identitas Terungkap

Berikut adalah 11 tuntutan yang disampaikan oleh PMII DIY:

  1. Mengecam keras represivitas aparat negara terhadap massa aksi.
  2. Percepat keputusan larangan perangkapan jabatan pimpinan kementerian dan lembaga.
  3. Mendesak DPR melakukan evaluasi besar-besaran.
  4. Hentikan pembatasan hak siar dan jaga kebebasan pers.
  5. Hentikan proyek strategis nasional (PSN) yang dianggap merugikan rakyat.
  6. Audit independen terhadap seluruh PSN yang menggunakan dana APBN.
  7. Hentikan praktik pembebanan pajak berlebihan kepada rakyat.
  8. Prioritaskan PSN yang menyentuh kehidupan rakyat kecil.
  9. Bongkar kolusi politik dan bisnis di balik PSN.
  10. Sahkan segera RUU Perampasan Aset untuk pelaku tindak pidana korupsi.
  11. Hapus dan batalkan UU TNI Nomor 3 Tahun 2025.
Baca juga  Terpilih Secara Aklamasi, Mulyadi Tawik Resmi Nahkodai PW IKA PMII Kalbar

Aksi ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga semangat reformasi dan memastikan bahwa negara tetap berjalan sesuai dengan kehendak rakyat. PMII DIY menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan dan demokrasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *