“Semangat Malam 17 Agustusan, Sukarman; Tlogolelo Menyambutnya Dengan Mendekatkan Diri Kepada Tuhan”

Kepala Dukuh beri wejangan ke masyarakatnya
Kepala Dukuh beri wejangan ke masyarakatnya

Masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan 17 Agustus banyak fariasi. Di antaranya masyarakat Dusun Tlogolelo,Hargomulyo,kokap,kulonprogo menyambut kemerdekaan 17 dengan cara berdo’a kepada tuhan (Tirakatan).

Adapun masyarakat yang hadir sekitar 50-an. Antusias itu yang di harapkan dalam menyambut malam 17 Agustus. Sebab, tanggal dan hari itu yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Karena momentum itu tidak bisa dilepas di benak fikir kita sebagai generasi muda dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam menyambut malam 17 Agustus ini sangat meriah. Acara rentetan diantaranya di buka dengan tes kesehatan bersama lalu di sambut dengan acara Tirakatan dusun. Adapun acara yang bertajuk ‘Tirakatan Dusun Tlogolelo Menuju Tlogolelo berkemajuan bertempat di Dusun Tlogolelo, Desa Hargomulyo, Kokap, Kulonprogo, Jum’at (16/8).

Pak Sukarman, selaku Dukuh Dusun Tlogolelo mengatakan bahwa dalam acara tirakatan ini merupakan puji syukur kita terhadap Masyarakat Atas perjuangan para pahlan-pahlawan kita yang berjuang mati-matian dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Baca juga  Prov. Gorontalo Menyiapkan Hari Ultah Yang Ke-19

“Malam 17 Agustus itu harus kita syukuri dan berdo’a untuk para pejuang kita yang sudah mendahuli kita (meninggal dunia). Perjuangan mereka harus selalu kita bacakan ayat-ayat suci agar arwahnya bisa di terima di sisiAllah taalla,” kata Sukarman saat diwawancarai di Balai Dusun Tlogolelo, usai mengisi semburan.

Seharus kita sebagai orang tua, lanjut Pak Sukarman mengatakan bahwa anak-anak muda seharusnya diberikan pendidik selebar-lebarnya atau arahan yang baik demi membentuk pola fikir yang bagus untuk menjawab tantangan globalisasi di masa depan. “Dusun Tlogolelo patut diapresia oleh segenap masyarakat, karena fasilitas-fasilitas tentang buku-buku baca sudah difasilitasi diantaranya adanya perpus keliling,” tambahnya.

Tak hanya urusan pendidikan yang unggul di dusun Tlogolelo, tetapi letak giografis yang mendukung kesuburan dusun. Sehingga masyarakat bangga dengan Indonesian yang sudah merdeka, karena masyarakat bisa leluasa menikmati hasil tani tersebut. “itu patut diapresiasi oleh kita. Hasil tani itu yang sudah menghidupi kita selama Indonesian merdeka. Maka dari itu selalu panjatkan puji syukur kepada tuhan agar di beri rezeki yang lancar,” imbuhnya Sukarman.

Baca juga  Revo 2026 Tetap Bertahan sebagai Motor Bebek Irit dan Fungsional

Sebelum, dalam menyambut malam kemerdekaan 17 Agustus masyarakat Dusun Tlogelelo sangat antusias. Sebelum jam acara dimulai, masyarakat sudah semangat untuk bersih-bersih dan menyiapkan tempat Tirakatan Dusun Tlogelelo.

17 Agustus merupakan tanggal dan bulan yang suci. Sejarah sudah mencatat bahwa perjuangan kemerdekaan patut kita selalu diperingati sesuai dengan kebutuhan dalam lingkungan kemasyarakatan yang mempunyai semangat nasionalisme. Pungkasnya (Tripuji) (Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *