Kemhan Kedatangan Uni Emirat Arab, Ini Harapannya.

Tamu Dari UEA di Kemhan (foto: dok. kemhan)
Tamu Dari UEA di Kemhan (foto: dok. kemhan)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta–Indonesia dengan Uni Emirat Arab telah memiliki hubungan diplomatic yang sudah cukup lama.

Hubungan diplomatik kedua negara dimulai pada tahun 1976, Indonesia telah memiliki Kedutaan Besar di Abu Dhabi sementara UEA telah memiliki kedutaan besar di Jakarta. Kedua negara memiliki kesamaan solidaritas sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim.

Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya TNI Agus Setiadji, S.A.P., M.A menerima Courtesy Call Athan Uni Emirat Arab (UEA) Brigadier Staff Ishaq M.S. Al-Beshr, Jumat (4/10) di Ruang Tamu Sekjen Kemhan Jakarta.

Baca juga  Gubernur Jatim Kunjungi Pasien Campak di Sumenep

Kemhan RI mengapresiasi pihak PEA karena secara resmi telah menempatkan Athan sejak akhir 2018. Kedua negara saat ini telah memiliki payung hukum kerjasama pertahanan yaitu Letter of Intent (Lol).

Dokumen kerjasama ini ditandatangani di Bogor pada tanggal 24 Juli 2019 oleh Menhan RI Ryamizard Ryacudu dan Menteri Negara UEA Sultan Bin Ahmed Al Jaber.

Baca juga  Kanjuruhan, Mensos Beri Santuan 15 Juta Ke Ahli Waris

“dalam perkembangan kedepan jika intensitas kerjasama pertahanan RI dan UEA meningkat maka Lol dapat ditingkatkan statusnya menjadi MoU atau DCA” ungkap Sekjen Kemhan.

Agus juga berharap dapat meningkatkan interaksi yang sudah ada dan kerjasama pertahanan

“kedepannya dapat ditingkatkan interaksi yang sudah ada saat ini dan juga hubungan kerjasama pertahanan kedua negara dapat lebih signifikan” tamba Agus (Cipto/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *