BGN Minta SPPG Perbanyak Penerima Manfaat Ibu Hamil dan Balita, Jika Tidak Terancam Disuspend

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkatkan jumlah penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau 3B dalam dua pekan ke depan.

Menurut Nanik, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat perbaikan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting nasional melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta,” kata Nanik di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Baca juga  Cadangan Beras 4,5 Juta Ton, Gudang Bulog Kelebihan Kapasitas

Ia menilai cakupan penerima manfaat yang masih rendah membuat BGN perlu melakukan penajaman program agar intervensi gizi lebih terfokus kepada kelompok prioritas yang membutuhkan penanganan segera.

Karena itu, BGN meminta seluruh SPPG aktif melakukan pendataan dan optimalisasi layanan di wilayah kerja masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat dalam waktu singkat.

Baca juga  Umat Hindu Bali di Sumbawa, Khidmat Menjaga Akar Tradisi

Nanik mengatakan pemerataan layanan gizi menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dinilai menjadi sasaran paling rentan terhadap persoalan kekurangan gizi.

BGN juga menegaskan akan memberikan sanksi kepada SPPG yang tidak mampu memenuhi target penerima manfaat kategori 3B. Sanksi tersebut berupa penghentian operasional sementara atau suspend.

“Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” ujar Nanik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *