Daripada Ribut Bantuan Dana Untuk Palestine; Kader PDIP Diminta Lebih Baik Audit Dana Bansos

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT. ID, Jakarta-Seluruh kader PDIP lebih baik diaudit atas dugaan menerima dana bantuan sosial (bansos) daripada mereka meributkan dana Palestina.


“Daripada meributkan dana Palestina, Seluruh rekening kader PDIP perlu diperiksa seperti rekening FPI yang diperiksa. Karena predikat crime korupsi PDIP jelas, korupsi dana bansos,” kata Sastawan Politik Ahmad Khozinuddin dalam artikel berjudul “PDIP Minta Audit Dana Palestina? Lebih Baik Audit Seluruh Kader PDIP, Kuat Dugaan Kecipratan Duit Korupsi Dana Bansos”.

Kata Ahmad Khozinuddin, politikus PDIP Nabil Haroen tidak mengerti aturan yang meminta dana Palestina diaudit. “Bantuan dana sosial, itu terikat dengan hukum privat karena bukan anggaran yang berasal dari APBN. Terserah umat Islam mau menyumbang berapapun untuk Palestina, tidak akan merugikan keuangan Negara,” jelasnya.

Baca juga  Zulhas Yang Menjadi Pemimpin PAN, Amien Rais ada Dominasi Politik di PAN?

Mengenai penyalurannya, sejumlah lembaga yang menyalurkan juga kredibel dan jelas untuk membantu korban kekejian Israil.

“Misalnya, Muhammadiyah berhasil menghimpun dana sekitar Rp7 miliar untuk membantu rakyat Palestina sebagai korban konflik di negaranya. Itu tidak ada hubungannya dengan APBN. Apa urusannya, pemerintah mengaudit dana privat?” ungkapnya.

Selain itu, Ahmad Khozinuddin memeriksa meminta PPATK untuk memeriksa rekening Nabil Haroen, anggota DPR RI dari PDIP.

Baca juga  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Tidak Di Undang Saat Pengarahan Kader, Ada Apa PDIP?

“Jangan-jangan dia juga kebagian hasil korupsi dana Bansos,” jelasnya.

Sebelumnya politikus PDIP Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil) meminta pemerintah mengaudit aliran dana bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

Gus Nabil menjelaskan audit itu dilakukan demi kebaikan bersama sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas bantuan kemanusiaan. Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir, di tengah kepungan konflik Israel-Palestina, bermunculan solidaritas dan penggalangan dana untuk Palestina.

Baca juga  Pertemuan Menag RI Dengan Sri Paus Fransiscus

“Banyak sekali lembaga dan bahkan perseorangan yang menggalang dukungan dan menghimpun dana atas nama Palestina,” kata Gud Nabil di Jakarta, Jumat (21/5).

Selain itu, lanjut Gus Nabil, perlu juga pengawasan dari lembaga finansial dan filantropi internasional, agar donasi dan dukungan menjadi maksimal dan menghasilkan kemaslahatan publik.

“Seyogyanya Pemerintah Indonesia menetapkan regulasi dan sekaligus mekanisme distribusi dana untuk Palestina, dengan melibatkan pihak terkait semisal duta besar atau wakil otoritas Palestina di Jakarta,” kata anggota Komisi IX DPR itu.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Ketua PCNU Jakarta Pusat Lantik Seluruh Pengurus MWCNU Dan Ranting NU

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin melantik langsung seluruh pengurus...

Catatan Merah 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-2 tahun Jokowi-Ma'ruf Amin memimpin Indonesia atas nama kabined maju. Akan tetapi dalam periode kedua ini,...

Rayakan Hari Santri Nasional, Kemenag Gelar Pameran Pesantren Vitual

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Kementerian Agama menggelar Pameran Pesantren Virtual (Pesantren Virtual Exhibition). Pameran ini dalam rangka Peringatan Hari...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...