Essai  

Assassin, Kelompok Teror yang Melegenda

Kelompok Teroris Syiah (foto: ist)
Kelompok Teroris Syiah (foto: ist)

(Tan Hamzah)

PILIHANRAKYAT.ID, Assasin atau Hassasin merupakan kelompok teror yang sempat mengguncangkan dunia Islam. Assasin didirikan oleh Hassan Al-Sabbah, salah satu tokoh Syiah Ismailiyah An-Nizariah, di Banteng Talamud, pegunungan utara Iran. Pada mulanya kelompok ini didirikan karena timbul kekecewaan politik dalam suksesi kepemimpinan Dinasti Fatimiyyah. Namun lambat laun menjadi organisasi rahasia yang keberadaanya sangat misterius.

Kelompok Assasin ahli dalam mengelabuhi musuh, kelompok ini mempunyai cara membunuh yang unik serta berani, aksi teror mereka dilakukan di tempat umum, seperti masjid, alun-alun atau di tempat keramaian lainnya. Alasan mereka melakukan hal tersebut agar psikis dari lawan tergoncang dan menimbulkan rasa takut yang berkepanjangan.

Banyak sekali laporan atau tulisan mengenai kinerja dari Assassin, seperti terbunuhnya Nizam Al-Mulk dari Dinasti Seljuk serta beberapa pejabat Dinasti Abbasiyah. Bukan hanya dikalangan pemimpin islam yang menjadi teror, tapi juga ada dikalangan pemimpin Kristen, seperti pemimpin Yerussalem, Raja Conrat Monferrat.

Baca juga  KontraS Kecam Keterlambatan Presiden dan Kapolri

Imam As-Suyuti dalam Tarikh Khulafa menjelaskan bahwa dimasa itu pemimpin islam dan Kristen sangat khawatir bahkan mereka sampai menggunakan baju besi untuk mengantisipasi serangan tiba-tiba dari kelompok Assassin. momen kecemasan ini ternyata dimanfaatkan oleh kelompok salib untuk bekerja sama menumpas kaum Sunni. Sebenarnya bukan masyarakat yang mereka incar tetapi pemimpin suatu kelompok yang dianggap dapat menggangu kestabilan politik.

Salahuddin Al-Ayyubi pernah juga merasakan teror ini, karena kegiatan ekspansi wilayah yang dia lakukan. Salahuddin dikirimi sepotong kue yang dilumuri racun serta pesan singkat agar tidak mendekati wilayah sekte Syiah Ismailiyah An-Nizariah tersebut. akhirnya Salahuddin lebih memilih berdamai dengan orang gunung Talamud tersebut daripada meneruskan ekspansinya.

Baca juga  "Perempuan, dan Perubahan Bangsa"

Teror Assassin ini baru reda setelah pasukan mongol berhasil menguasai tempat tinggal mereka. Sebelumnya kaum Assassin ini memilih berdamai dengan mongol, namun ada penghianatan oleh beberapa orang Assassin yang membuat raja mongol marah, sehingga memutuskan menyerang Banteng Talamud dan hanya menyisihkan beberapa orang dari kelompok Assassin. Organisasi ekstrem tersebut benar-benar hilang dari teror dunia islam pada tahun 1273 tidak jauh setelah Baghdad runtuh.

Meskipun organisasi rahasia ini sudah hilang, assassin tetap melegenda dikalangan islam maupun di Eropa, bahkan direpresentasikan dalam bentuk film, buku maupun game di era modern ini.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *