Cerpen Sulaiman Achmad “Pada akhirnya, kita akan menulis sejarah kita masing-masing.” Kalimat itu lepas seketika dari mulutku di atas meja kopi. Kalimat itu pun langsung sampai di gendang telinga kawan…
Pilihan Rakyat
Berita Terbaru
Intrik Politik Aktifis Kampus Putih di Warung Kopi (Bisik Bisik Cinta di Jendela #15)
Kontributor: Selendang Sulaiman Selasa, 19 Juni 2012 / 11.37 Hari sudah siang. Pablo sejak pagi belum bergairah. Koneng juga masih tampak murung hingga hari ini. La Noche usianya sudah seminggu. Aku…
Cerpen “Terakhir”
Karya; Ali Munir Sangkakala Pagi itu begitu cerahnya, bersinar menelusup jendela rumah-rumah warga. Amin terbangun dari tidurnya, mengedip matanya yang sayu setelah bermimpi semalam. Perlahan dia gerakkan tubuhnya yang kaku,…
Selendang Penjemput Impian
Oleh: Achmad Sulaiman Sesekali aku menyesal, menangis ketika melihat sosok selendang tergeletak di lemari, terlipat rapi di antara tumpukan-tumpukan kain yang kapan saja membungkus tubuhku sesuka hati. Tentu kalian bertanya,…
Soneta Baron Van Warno: Kau Bercermin Padaku | Peri Bersayap Kitab Suci | Lelaki yang Ingin Jadi Hujan | To Celleng
Kau Bercermin Padaku mari berjalan mundur – sejak kaki melangkahakhirnya tiba di tempat ini untuk cerita masa remajadurasi dan jarak kita terlampau dekat dan lekatdalam keterpisahan badan yang kehilangan perekat…
Puisi Pilihan Alunk Estohank : Lao-Tze | Kapada Suara dan Nama | Persembahan | Selamat Jalan |
Lao-Tze Seandainya kelahiran tak pernah menyapaApakah engkau akan abadi sampai ini masa?Hanyalah waktu yang tahuTentang ituKemudian sejarah mencatatnyaSebagai peristiwaPeradaban manusia Hari terus mengalirSiang dan malam selalu gelisahMencatat perubahan-perubahanTangis pun pecah…
Faisal Ismail dan Napak Tilas Sastra Kampus Putih
Oleh: Mugi R. Halalia Ahmadun Y. Hervanda dalam tulisannya, “IAIN dalam Konstelasi Kepenyairan Yogya” – sebuah tulisan untuk antologi puisi “Kafilah Angin” (1988) oleh Teater Eska, menyatakan dengan tegas bahwa;…
Penantian Silvana
Cerpen Hatim Achmad Rifaie “Leman! Nanti malam bangunkan aku jam 00:00.” Aku terkejut menerima SMS dari nomor baru tanpa nama. Spontan. Tiba-tiba aku bermain-main di masa lalu. Sedang menoreh sepenggal…
Candu Cemburu (Bisik Bisik Cinta di Jendela #14)
Kontributor: Selendang Sulaiman Senin, 18 Juni 2012 / 05.25 “Pada akhirnya, kita akan menulis sejarah kita masing-masing.” Ungkapku pada seorang teman di meja Kebun Laras, tempat biasa aku nongkrong setiap…
Dari Blandongan ke Kebun Laras – Bisik Bisik Cinta di Jendela #13
Kontributor: Selendang Sulaiman Minggu, 17 Juni 2015 / 22.08 Tidak banyak yang bisa aku tulis menjadi catatan. Tidak banyak jug dari catatan ini, gagasan tertuang. Tidak lain sebatas ocehan dan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
