Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Ngabalin; Apa Argumentasinya?

0
Ngabalin (foto: ist)
Ngabalin (foto: ist)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Soal pemulangan 600 warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS sampai saat ini masih dalam proses kajian mendalam.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyatakan tim yang dibentuk untuk melakukan kajian terhadap wacana pemulangan eks anggota ISIS tersebut masih melakukan pemetaan mendalam terkait identitas pasti.

Ngabalin mengatakan pengkajian itu diperlukan untuk memperkuat argumentasi atau landasan yang mendasari pemerintah perlu atau tidak memulangkan WNI eks ISIS.

“Kalau profiling itu kan mesti dicari tahu Ali Mochtar ini anak siapa, lahir dimana, tinggal dimana, sekolah dimana, dan seluruhnya,” kata Ali kepada wartawan usai sebuah kegiatan diskusi di Jakarta, Minggu (9/2/2020). 

Baca juga  Jokowi Menjelaskan Alasan Hukumnya Terkait Eks ISIS

Ngabalin menaksir pemberkasan data identifikasi WNI eks ISIS rampung April atau Mei. Sehingga dapat diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada Juni dan segera diputuskan.

Identifikasi tersebut sekaligus menjadi cara pemerintah memetakan WNI eks ISIS yang memang sepatutnya diboyong pulang ke Indonesia atau tidak.

“Kalau harus menerima, maka apa argumentasinya. Terkait dengan undang-undang, peraturan atau terkait kenyataan penolakannya,” kata dia.

Baca juga  Angkat Bicara, BEM KM Universitas Sriwijaya (Unsri) Kritik Jokowi

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelumnya menyebutkan bahwa informasi mengenai jumlah 660 WNI eks ISIS didapatkan dari beberapa lembaga intelijen internasional Timur Tengah.

Meskipun wacana ini melahirkan pro kontra di tengah-tengah publik, tapi sikap pemerintah harus tetap tenang menghadapi argumen. Identifikasi harus berjalan sebagaimana mestinya, disamping jumlah yang cukup banyak, pemerintah harus memperhatimbangkan keamanan nasional. (Rifa’i/PR.ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here