News  

Respons Jokowi Soal Ijazah Dikritik Kuasa Hukum Roy Suryo Cs

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Kuasa hukum Roy Suryo dan kawan-kawan, Ahmad Khozinudin, menyoroti pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait polemik ijazah yang kembali mencuat. Kritik itu muncul setelah Jokowi menanggapi saran Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla agar menunjukkan ijazah asli ke publik.

Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa pihak yang menuduhlah yang seharusnya membuktikan tudingan tersebut, bukan dirinya yang diminta memperlihatkan dokumen. Ia menyebut logika pembuktian tidak boleh dibalik.

Khozinudin menilai respons tersebut justru menimbulkan tafsir seolah-olah Jokowi menganggap Jusuf Kalla sebagai pihak yang meragukan keaslian ijazahnya. Padahal, menurut dia, JK telah menyampaikan keyakinan bahwa ijazah tersebut asli sekaligus memberi saran agar polemik segera diakhiri dengan menunjukkan dokumen kepada publik.

Baca juga  Launching KTA IA UPN V Yogyakarta

“Pak JK menyarankan dengan keyakinan bahwa ijazah itu asli. Namun respons yang muncul seolah-olah menempatkan beliau sebagai pihak yang menuduh,” kata Khozinudin dalam dialog di KompasTV, Sabtu, 11 April 2026.

Ia berpendapat, sikap Jokowi yang tidak memperlihatkan ijazah asli justru memicu pertanyaan publik. Menurut dia, jika dokumen tersebut ditunjukkan sejak awal, polemik bisa lebih cepat mereda.

Baca juga  Banser Kraksaan Lepas Kepergian Tosari, Kader Telaten yang Wafat di Sungai Situbondo

Khozinudin juga mengklaim bahwa pihaknya semakin yakin setelah mengikuti gelar perkara khusus pada 15 Desember 2025. Ia menyebut keyakinan tersebut tidak berkurang, melainkan menguat.

Sementara itu, Jusuf Kalla sebelumnya menyatakan polemik ijazah akan selesai apabila Jokowi bersedia menunjukkan ijazah aslinya secara terbuka. Jokowi merespons dengan menegaskan bahwa dalam prinsip hukum, pihak yang menuduhlah yang wajib membuktikan tudingannya.

“Kalau semua orang menuduh lalu yang dituduh diminta menunjukkan bukti, itu terbalik,” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 10 April 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *