Cerpen Hatim Achmad Rifaie “Leman! Nanti malam bangunkan aku jam 00:00.” Aku terkejut menerima SMS dari nomor baru tanpa nama. Spontan. Tiba-tiba aku bermain-main di masa lalu. Sedang menoreh sepenggal…
Tahun: 2015
Candu Cemburu (Bisik Bisik Cinta di Jendela #14)
Kontributor: Selendang Sulaiman Senin, 18 Juni 2012 / 05.25 “Pada akhirnya, kita akan menulis sejarah kita masing-masing.” Ungkapku pada seorang teman di meja Kebun Laras, tempat biasa aku nongkrong setiap…
Dari Blandongan ke Kebun Laras – Bisik Bisik Cinta di Jendela #13
Kontributor: Selendang Sulaiman Minggu, 17 Juni 2015 / 22.08 Tidak banyak yang bisa aku tulis menjadi catatan. Tidak banyak jug dari catatan ini, gagasan tertuang. Tidak lain sebatas ocehan dan…
Balai Soedjatmoko Solo Persembahkan 3 Antologi Puisi dari 3 Penyair
Sabtu, 14 November 2015 besok malam, pukul 19.00 wib, Balai Soedjatmoko akan menghadirkan tiga penyair dengan masing-masing antologi puisi. Pertama, Sekumpulan Sajak “Biru Magenta” karya sepasang penyair yaitu Ratna Satyavati…
Surat Dari Sebrang
Fiksimini Didik Hariyanto ”Awal dari segalanya, maafkanlah segala salah dan dosa-dosa. Sebab tiada kata yang paling agung kecuali kata maaf yang tulus dan ikhlas. Selajutnya, semoga Allah selalu bersamamu, memberkahi…
Soneta Achmad Sulaiman
24 Tahun Selampai “selamat ulang tahun, Selendang”kini usiamu genap 24 tahun yang membentangusia kehidupan dalam perhitungan manusiadengan niat, cita-cita, doa dan rasa hampa penuh getir detik-detik tiup lilin kau nanti…
Moli Dan Poppy
Cerpen Vie Chandra Moli, perempuan anggun asli Jogja. Ia hidup dalam keluarga kaya. Bapaknya seorang pengelola Hotel berbintang dan Ibunya pemilik toko Busana Batik. Moli anak kedua dari dua bersaudara….
Puisi-Puisi Pilihan Ali Munir Sangkakala
Karena Hatiku Lapar Bahkan aku lelah di kala bangun pagiMenatap matahariBunga-bunga telah lama kupandangNamun tak jua tergenggamAh, hatiku lapar Yogyakarta, 2015 Di Hari Sumpah Pemuda Dari prasasti yang terpampang…
Rahasia Alin
Oleh: Dwi Intan Humaira Seperti malam-malam sebelumnya, mendung tebal menitikkan hujan rintik. Hawa setengah dingin perlahan menyusupi pori-pori yang kaku dan dibaluti perasaan tak menentu. Sunyi mengiris gelak tawa dan…
Pesona Kartini
Cerpen: Novela Nian – Lamongan Kini Ratih sendiri. Kehidupannya telah tertelan sepi. Sepi yang keji, yang membawanya pergi dari mimpi-mimpi. Ratih hanya bisa mencecap kenangan dulu sebelum ombak Tambak Lorok…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
